Mantap!
10+ Prospek Kerja Agroteknologi, Apa Saja?
Program studi atau jurusan Agroteknologi
mempelajari banyak mengenai penerapan teknologi dalam budidaya tanaman, sesuai
dengan prinsip pertanian untuk jangka panjangnya. Mahasiswa akan belajar banyak
mengenai bagaimana merencanakan dan merancang sistem produksi tanaman dengan
efektif dan produktif.
Secara lebih ringkasnya, Agroteknologi
ini berasal dari 2 kata, yakni agro serta teknologi. Agro berasal dari agronomi yang memiliki arti
ilmu yang mempelajari gejala (fenomena) di dalam hubungannya dengan pertanian
atau teori beserta dengan praktik dalam pengelolaan tanah hingga produksi
tanaman. Sementara itu, teknologi memiliki kaitan erat
dengan sains serta perekayasaan. Sains mengacu terhadap pemahaman kita mengenai
dunia nyata yang ada di sekitar kita, yang memiliki arti tentang ciri dasar
dalam dimensi ruang, tentang materi serta energi dalam interaksinya satu
terhadap yang lain.
Perlu dipahami secara lebih lanjut jika
teknologi yang dimaksud di sini bukanlah suatu teknologi yang berupa mesin
pengolahan hasil pertanian atau yang memiliki hubungan dengan teknik pertanian.
Jadi, di dalam jurusan yang satu ini, kita tak mempelajari mengenai bagaimana
cara merakit mesin untuk keperluan pertanian.
Seluk-Beluk
Agroteknologi
1. Deskripsi
Pada dasarnya, di jurusan atau program
studi Agroteknologi ini, kita akan mempelajari mengenai bagaimana cara
mengelola suatu komoditas dari yang berbentuk bibit, hingga yang berbentuk hasil
dan selanjutnya menjadi produk.
Mahasiswa akan diajarkan atau akan
mempelajari mengenai tanaman dan tumbuhan, pangan atau hortikultura, serta
bagaimana cara atau proses menanam dengan baik, proses memanen, proses
mengolah, hingga proses produksi.
Maksudnya, di Agroteknologi itu sendiri,
nantinya kita akan lebih berfokus terhadap hal yang memiliki kaitan dengan
tanaman itu sendiri dan juga mengenai hal yang memiliki kaitan erat dengan
proses penanamannya.
Kita bisa memilih fokus untuk
membudidayakan tanaman, memuliakan tanaman, fokus terhadap tanaman perkebunan,
atau fokus ke bagaimana cara membuat dan menghasilkan serta menggunakan pupuk
dan pestisida dengan baik atau dengan meneliti mengenai baik tidaknya suatu
tanah di suatu wilayah atau daerah untuk ditanami oleh suatu macam komoditas.
Pada intinya, di jurusan yang satu ini,
nantinya kita akan mempelajari mengenai hal-hal yang berkaitan dengan bahan
pangan secara mentah, yang masih dalam bentuk produksi, serta hal-hal yang
masih ada sangkut pautnya, seperti tanah sebagai media tanam, pupuk sebagai
pemberi nutrisi dan lain sebagainya.
Berdasar dari uraian sederhana itulah,
maka Agroteknologi menjadi sains serta perekayasaan dalam mengelola tanah
hingga produksi tanaman untuk bisa memperoleh atau menghasilkan perubahan yang
jauh lebih maju atau lebih baik lagi.
2. Lingkup
Pembelajaran
Untuk di program studi yang satu ini,
nanti kita akan belajar mengenai ilmu dan teknologi yang memiliki kaitan dengan
tanaman (genetika, fisiologi, pemuliaan, perbenihan, produksi tanaman dan lain
sebagainya), lahan dan media tanam (evaluasi lahan, kesuburan dan nutrisi
tanaman, pemupukan, mikrobiologi dan lain sebagainya), faktor lingkungan
(hama-penyakit dan gulma, agroekosistem/ekologi dan lain sebagainya, serta ilmu
pendukung yang lain seperti bioteknologi, kewirausahaan, etika bisnis dan
manajemen yang mana untuk saat ini dikembangkan untuk memperoleh suatu
peningkatan efisiensi dalam produksi tanaman dalam mengatasi beragam
permasalahan di bidang pertanian-pangan-hortikultura, perbenihan dan perkebunan,
inilah yang akan dipelajari oleh program studi Agroteknologi Fakultas Pertanian
(Faperta) Unpad.
Tentunya, untuk perguruan tinggi yang
lain, tak jauh berbeda mengenai materi atau bahan ajar yang disampaikan.
Contoh
Mata Kuliah Agroteknologi :
- Pengantar Ilmu Pertanian
- Dasar Ilmu Tanaman
- Biometrika I
- Pemasaran Agribisnis
- Kesuburan Tanah dan Nutrisi Tanaman II
- Teknologi Perbenihan I
- Teknologi Produksi Tanaman II
- Rekayasa Tanaman II
- Teknologi Perlindungan Tanaman II
- Evaluasi Lahan
- Pengendalian Hama dan Penyakit Terpadu
- Industri Perbenihan
- Teknologi Pasca Panen
3. Kompetensi
Kompetensi utama lulusan program studi
Agroteknologi ini, seperti yang dilakukan oleh Universitas Bale Bandung, ialah
:
- Mampu menguasai dasar ilmu teknik budidaya
tanaman untuk mengembangkan ilmu dalam bidang agroteknologi.
- Mampu mengelola sumber daya lahan dengan
maksimal, berbekal penerapan teknologi pertanian secara terpadu.
- Memiliki keahlian dan keterampilan di dalam
bidang ilmu pertanian.
- Mampu meneliti, merencanakan, mengembangkan
dan mengimplementasikan, serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan
teknologi yang ada di bidang pertanian.
- Mampu menampilkan diri sebagai pribadi yang
memiliki integritas tinggi, terbuka dan tanggap terhadap setiap
perkembangan ilmu pengetahuan, terlebih pada bidang pertanian.
4. Gelar
Gelar yang diperoleh atau didapat dari
lulusan jurusan Agroteknologi ialah Sarjana Pertanian (S.P.)
Prospek
Kerja Jurusan Agroteknologi
1. Akademisi
dan Peneliti
Apabila pada akhirnya kalian memutuskan
untuk kuliah di jurusan yang satu ini, salah satu pekerjaan yang bisa diambil
saat sesudah lulus ialah menjadi seorang akademisi atau peneliti.
Hanya saja, untuk bisa bekerja di 2
sektor yang sangat penting ini, kalian tak hanya bisa berpuas diri dengan gelar
diploma atau sarjana saja, melainkan, kamu sendiri harus bisa lanjut ke jenjang
pascasarjana, baik itu S2 ataupun S3.
Peluang untuk menjadi akademisi dan
peneliti pertanian itu sangat besar, karena memang sebagian besar perguruan
tinggi di Indonesia banyak yang membuka program studi ilmu pertanian, serta
mengingat status negara Indonesia itu sendiri sebagai negara maritim, yang mana
memiliki kesan "memaksa" negeri ini untuk melakukan penelitian lebih
lanjut lagi mengenai pertanian.
2. Bekerja di
Sektor Industri
Selain dari beberapa prospek kerja yang
ada di tas, kalian juga ternyata bisa masuk ke dalam industri tertentu,
contohnya industri pembenihan, pestisida, pupuk dan lain sebagainya.
Ilmu yang sudah dipelajari dan didapat
selama belajar di program studi tersebut tentu akan sangat dibutuhkan oleh
industri kebanyakan di bidang pertanian.
3. Seorang
Konsultan Pertanian
Seorang lulusan jurusan Agroteknologi
ini juga bisa bekerja sebagai konsultan pertanian yang mana bisa menjadi mitra
dari pengelola pertanian, mulai dari skala kecil, menengah dan skala besar.
Di samping itu, pekerjaan menjadi
seorang penyuluh pertanian juga bisa dilakukan, baik itu di lembaga pemerintah,
swasta, atau bisa juga di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang kalian kelola
sendiri.
4. Bekerja di
Sektor Pemerintahan
Seorang sarjana lulusan Agroteknologi
bisa bekerja di berbagai sektor pemerintah dan di berbagai perusahaan besar.
Profesin yang biasa diduduki oleh
sarjana lulusan Agroteknologi ini menjadi Birokrasi Pusat atau Daerah, Manager
Farm, perkebunan milik pemerintah, pupuk dan pestisida nasional dan
multinasional, industri perbenihan, industri pangan, industri pakan, Badan
Koordinasi Survei, penelitian dan pengembangan pemerintahan pusat.
5.
Wirausahawan
Menjadi seorang wirausahawan juga
menjadi salah satu prospek kerja yang bisa dikatakan sangat bagus dan bisa
memiliki penghasilan atau profit tinggi dibandingkan bekerja di sektor atau
lembaga yang lain.
Banyak sekali usaha atau bisnis yang
bisa kalian jalankan di berbagai bidang, seperti :
- Pelaku atau pengusaha bisnis pada komoditas
perkebunan, hortikultura, pangan dan kehutanan.
- Pelaku atau pengusaha bisnis di dalam
bidang perbenihan, pestisida, usaha industri rumah tangga berbasis pangan,
pupuk dan sarana produksi pertanian.
- Menjual berbagai macam produk pertanian,
contohnya pupuk, cangkok atau pembibitan tanaman berskala industri dan
hasil penyambungan.
6. Pengelola
Perkebunan Pemerintah atau Swasta
Salah satu pekerjaan paling umum jurusan
atau lulusan pertanian ini ialah dengan menjadi pengelola perkebunan, baik itu
perkebunan milik pemerintah ataupun milik swasta.
Di sektor perkebunan itu sendiri banyak
pos yang bisa diisi oleh para pencari kerja, yang dimulai dari operator,
pengawas dan lain sebagainya. Selain menjadi pengelola kebun pemerintah dan
swasta, kalian juga bisa mengelola kebun milik pribadi atau kebun milik
keluarga.
7. Bergabung
Bersama dengan Balitbang
Sebagaimana yang sudah dijelaskan
sebelumnya jika Agroteknologi ini memiliki kaitan yang erat dengan rekayasa
pertanian, tentu tak akan bisa dipisahkan dari yang namanya penelitian dan
pengembangan pada pertanian itu.
Maka dari itu, salah satu lapangan
pekerjaan yang lain yang bisa dimanfaatkan dan diambil ialah pekerjaan di badan
penelitian dan pengembangan (Balitbang) pertanian.
8. Prospek
Kerja Jurusan Agroteknologi yang Lain
Banyak yang masih bisa kalian ambil di
jurusan ini, yang mana prospek kerjanya seperti :
- Wirausahawan atau pelaku bisnis usaha
industri rumah tangga berbasis pangan
- Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan
Nasional
- Badan Pertanahan Nasional (BPN)
- Fasilitator pemberdaya masyarakat (LSM) di
bidang agribisnis atau pertanian
Selain bergerak di bidang pertanian,
lulusan dari jurusan Agroteknologi ini juga ternyata bisa bekerja di luar
sektor pertanian, contohnya menjadi pegawai bank, guru, dosen dan masih banyak
lagi yang lain.

Ini tulisannya emang di-underline semua? :'
BalasHapusπππ
BalasHapusGood anda amazing π
BalasHapusGood anda amazing π
BalasHapusπ
BalasHapusNice
BalasHapusAmazing
BalasHapusWonderfull π
BalasHapusjayid jiddaan ya ikhwanππ
BalasHapusjayid jiddaan ya ikhwanππ
BalasHapusgood, gitu dong kasih info ttg job
BalasHapus